Sekalipun aku berada di firdaus
Ratapan kegelapan malam membuatmu gundah.
Menyelimuti kegelisahan yang hinggap di hati.
Apakah karena ingat cahaya rembulan sehingga engkau tidak bisa tidur.
Yang menghadiahkan kepadamu bisikan bisikan keindahan.
Karena cahaya bulan membuat hatimu bahagia.
Melihat sang rembulan menari di angkasa raya.
Laksana seorang ratu yang berjalan dengan iringan bintang-bintang.
Kau lihat rembulan tersenyum di dalam kehidupan.
Wahai waktu pagi jangan lah engkau datang.
Berikan aku satu malam lagi.
Hanya untuk satu senyuman rembulan yang terakhir.
Tetapi waktu pagi datang seraya menjawab.
Matilah engkau dan binasalah.
Wahai rembulanku apakah kau melihatku dengan hati
Meskipun aku ada di kejauhan sana.
Tanpa kamu kebahagian ku tidak akan pernah sempurna.
Sekalipun aku berada di firdaus.
Surga keabadian.
